Garuda Itu Kembali Melesat

1 Juni 2022

“GOL GOL GOL GOOOL GOOOL GOOOLLLLLLLLLL!” teriak komentator. Bola muntah yang dihasilkan dari sundulan Irfan berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Alfa, sayap kiri Indonesia yang mencetak gol perdananya di kompetisi piala dunia ini, yang juga merupakan gol pertama Indonesia di ajang sepakbola tertinggi di dunia tersebut. Kedudukan sementara Qatar 0 Indonesia 1. Tidak ada ancaman berarti dari kedua tim setelah tercetaknya gol pertama. Hanya ada tendangan bebas di penghujung babak kedua untuk Indonesia yang belum bisa dimaksimalkan oleh Irfan dan masih melayang di atas mistar penjaga gawang Qatar. Skor pun tetap 0-1 untuk Indonesia hingga akhir pertandingan. Indonesia meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia dan berhasil mengantongi 3 poin setelah mengalahkan sang tuan rumah Qatar 0-1.

Ya, ini merupakan pertama kalinya Indonesia berhasil menembus fase final piala dunia menempati grup A bersama tuan rumah Qatar, Rusia dan Chili. Dengan materi pemain berusia 20-26 tahun, Indonesia tampil mengejutkan di babak kualifikasi dengan berhasil mengalahkan lawan-lawan yang cukup berat seperti Iran, China dan Uni Emirat Arab.Hasil gemilang ini bisa dicapai bukan tanpa alasan. Kemajuan pesat di persepakbolaan Indonesia tidak bisa dipungkiri merupakan hasil keseriusan Badan Sepakbola Nasional Indonesia (BSNI) dalam memperbaiki birokrasi kepengurusan dan pelaksanaan persebakbolaan Indonesia 7 tahun yang lalu. Perbaikan inilah yang akhirnya bisa menghasilkan kompetisi dan regenerasi pemain yang berkualitas.

Sejak saat itu mulai banyak anak-anak bangsa yang bermain di klub lokal yang dilirik oleh liga luar negeri termasuk Eropa. Sebut saja Alfa Wardhana, wonderkid asal Persib Bandung yang direkrut oleh Everton pada 2019 dengan usianya yang baru 20 tahun. Dengan kecepatannya dalam melakukan penetrasi ke kotak pinalti lawan, dia berhasil mencetak 5 gol dan 11 assist di musim pertamanya dan sukses membawa Everton ke semifinal UEFA League. Setelah 2 musim merasakan kerasnya kompetisi Liga Inggris Alfa dibeli oleh Atletico Madrid dengan bandrol 25 juta pounds dan menjadi pemain termahal Indonesia saat itu. Dia tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi dan langsung menggila di musim pertamanya dengan catatan 13 gol dan 8 assist. Dengan prestasinya itu, Alfa pun sudah menjadi pilihan reguler di tim inti Atletico Madrid dan selalu mendapat panggilan di kala timnas Indonesia bertanding.

Selain Alfa, ada nama tenar lainnya yaitu Irfan Kurniawan. Masuk ke tim utama Arema Malang pada usia 17 tahun. Penampilannya yang terus meningkat membuatnya direkrut oleh tim papan atas Jepang, Gamba Osaka, pada usia 19 tahun dan menjalani musim perdananya dengan tidak terlalu baik. Mengalami cedera patah kaki pada musim perdananya membuatnya harus menepi hingga akhir musim. Beruntung setelah pulih Irfan dapat menjalani musim kedua dengan cukup apik dengan menjadi pencetak gol terbanyak Gamba Osaka di musim tersebut. Di usianya yang masih sangat muda dan kemampuannya yang sangat mumpuni, membuat klub-klub Eropa mulai memantau pemuda 22 tahun tersebut. Tawaran pun mulai berdatangan setelah dia menjalani 3 musim bersama Gamba Osaka. Akhirnya dia menetapkan pilihan untuk hijrah ke salah satu klub Turki yang merupakan langganan Liga Champions Eropa, Galatasaray. Di usianya yang masih dini Irfan terbilang produktif sebagai striker dengan berhasil mencetak 10 gol dari 19 laga yang dilakoninya pada musim pertamanya di klub raksasa Turki tersebut. Sama halnya seperti Alfa, Irfan pun sudah menjadi salah satu ujung tombak andalan di Tim Nasional Indonesia saat ini.

Selain dua nama tersebut masih ada beberapa pemain muda lainnya yang sudah berhasil menembus klub-klub Eropa seperti Hendra William yang bermain untuk Ajax, Chandra Habibi yang bermain untuk Sampdoria, Hadi Arfian yang bermain untuk West Ham United dan Yudha Samantha yang bermain untuk Wolfsburg. Pemain-pemain tersebut adalah hasil dari regenerasi sepakbola yang dilakukan BSNI pada tahun 2015 yang lalu. Revolusi BSNI saat itu benar-benar merubah wajah persepakbolaan Indonesia.

Bersambung…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s